SUPLEMEN
Harta Kesayangan Tuhan

Post : Selasa, 24 Maret 2015 by : Santoso H

Ada dua syarat bila bangsa Israel ingin menjadi harta kesayangan (bangsa yang disayangi) Allah, yaitu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Nya dan berpegang pada perjanjian-Nya (19:5). Bila syarat tersebut dipenuhi, mereka akan menjadi kerajaan imam dan bangsa yang kudus (Kel 19:6).

Secara keseluruhan, sulit sekali bagi bangsa Israel untuk memenuhi kedua persyaratan di atas. Mereka memiliki kecenderungan untuk melupakan firman Allah dan tidak setia terhadap perjanjian mereka dengan Allah. Walaupun mereka telah melihat sendiri kuasa dan pertolongan Allah dalam berbagai peristiwa, mereka mudah tergoda untuk berpaling kepada ilah-ilah lain yang disembah oleh bangsa-bangsa di sekitar mereka, sehingga mereka sering membangkitkan kecemburuan Allah. Sejarah Israel menunjukkan bahwa mereka telah seringkali gagal untuk menjadi harta kesayangan Allah, sehingga Allah sering membiarkan mereka dijajah oleh bangsa-bangsa lain, dan puncaknya adalah mereka akhirnya mengalami dibuang ke Asyur dan ke Babel.

Pada masa Perjanjian Baru, Tuhan Yesus sendiri yang mewakili umat manusia untuk memenuhi seluruh tuntutan Allah, sehingga orang-orang percaya menempati posisi yang sebelumnya disediakan untuk bangsa Israel, yaitu menjadi "bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri" (1 Petrus 2:9). Kita memenuhi posisi tersebut bukan karena kita memenuhi persyaratan, melainkan karena Kristus telah mewakili kita memenuhi seluruh tuntutan Allah. Oleh karena itu, orang-orang percaya harus berpegang pada firman Allah dan menerapkan firman Allah dalam kehidupan bukan untuk memenuhi persyaratan Allah, tetapi sebagai ungkapan rasa syukur.

1 Petrus 2:9
"Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib."

Sumber :
Gereja Kristen Yesus Jemaat Green Ville

Keluaran 19:5-6
"Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi. Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel"

Sejak kejatuhan manusia di Taman Eden sepertinya Allah kehilangan orang-orang yang mengerti hati-Nya. Oleh sebab itu Dia terus mencari orang-orang yang mengerti hati-Nya. Ternyata pencarian Allah tidak sia-sia. Dia menemukan Nuh sebagai "pengkhotbah kebenaran" dan akhirnya Dia juga menemukan Abraham sebagai "bapa segala orang percaya." Melalui Abraham inilah cikal bakal dimulainya rencana Allah membangun satu bangsa bagi Dia di atas muka bumi ini.

Pertanyaannya, bukankah di dunia pada saat itu sudah ada bangsa-bangsa? Mengapa Allah masih mau membuat suatu bangsa lagi? Sebab bangsa-bangsa yang ada pada waktu itu tidak mengerti hati-Nya, mereka hidup hanya bagi dirinya sendiri. Mereka hidup dalam kegelapan. Oleh sebab itu Allah memilih Israel sebagai keturunan Abraham untuk menjadi suatu bangsa bagi Dia. Bangsa yang hidup bukan menurut aturannya sendiri tetapi menurut aturan Allah.

Bangsa yang akan dipakai Allah untuk menerangi dunia yang gelap ini. Bangsa yang akan dipakai Allah untuk menyatakan perjanjian-Nya di muka bumi ini. Bangsa yang akan dipakai Allah mendemonstrasikan kuasa dan kemuliaan-Nya kepada bangsa-bangsa lain. Bangsa yang akan dipakai Allah untuk membawa keselamatan kekal bagi bangsa-bangsa. Dengan kata lain, Israel menjadi harta kesayangan Allah.

Dan sekarang Allah mempunyai sesuatu yang dapat diandalkan di bumi ini. Dalam segala hal Israel memang lain dari yang lain. Israel mendapat perlakukan istimewa dari Allah di mata bangsa-bangsa lain. Dan Israel menjadi barometer apa yang akan dilakukan Allah kepada dunia ini. Bukankah Anda dan saya adalah Israel-Israel rohani? Bukankah kita "bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri?" Seperti halnya Israel dipilih untuk menyatakan perbuatan besar Allah demikian juga Anda dan saya dipilih supaya "memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia.

Sumber :
Bethani Successful Family

Jadi, saudara-saudari, Tuhan memiliki alasan yang sangat jelas, mengapa manusia menjadi harta kesayangan Tuhan? Bagaimana cara kerja Tuhan untuk mengangkat manusia yang berdosa menjadi harta kesayangan-Nya? Apa tujuan Tuhan menjadikan anda sebagai manusia sangat berharga?

Sesungguhnya tidak ada makhluk lain di bumi yang pantas menerima keberhargaan Tuhan selain manusia. Ada kekayaan sorgawi di dalam manusia, sebab ada keserupaan dan kesegambaran Tuhan dalam hidup manusia.

Bagaimana menjadi harta kesayaan Tuhan?

#1 Akuilah Tuhan sebagai pencipta anda

#2 Sadarilah bahwa Anda diciptakan dan dilahirbarukan/dipertobatkan dengan menerima otoritas Tuhan untuk berkuasa di bumi. Hanya manusia yang diberi kuasa di bumi.

#3 Peliharalah otoritas itu dan hasilkan karya sebagai Imamat Rajani di dalam tanggung jawab anda saat ini.

#4 Saling mengasihi dengan sesama saudara seiman.

#5 Saksikan kebaikan Tuhan dalam hidup anda kepada orang berdosa.

VIDEO