DEVOTION
UJIAN KASIH

Post : Minggu, 06 September 2020 by : Santoso S. Hutabarat

1 Yohanes 4:20-19; 1 Yohanes 5:5

Ketika menikah di hadapan Tuhan dan jemaat-Nya, sepasang pengantin berjanji untuk tetap mengasihi apapun kondisinya. Saat itu, mungkin saja janjinya dihafalkan, akan tetapi ketika mengarungi bahtera kehidupan, kita akan diuji untuk memenuhi janji tersebut dengan goncangan-goncangan hingga badai yang menghantam.

Bagaimana kita bisa tetap mengasihi pasangan kita meskipun dia tidak seperti yang kita harapkan, dia mengalami kesulitan yang menyeret kita, dia berubah tidak seperti waktu bertunangan, dia jatuh dalam dosa yang mengecewakan kita...itulah ujiannya. Ketika semua berjalan baik dan mesra, tantangan itu tidak akan muncul.

Kuasa Jehova Jireh akan kita alami ketika kita kesulitan. Kuasa Jehova Rapha akan kita alami ketika kita sakit. Kuasa kasih Allah akan kita alami ketika kita dikecewakan. Pada saat ujian kasih itulah kita ditantang untuk tetap mengasihi tanpa kondisi.

Mampukah kita? Jika kita mengandalkan kekuatan kita, tidak akan bisa. Tetapi jika kita mengandalkan kekuatan Tuhan, Dia akan memampukan kita untuk tetap mengasihi apapun kondisinya.

Jika saat ini saudara sedang dalam ujian kasih, bersyukurlah. Karena justru pada saat inilah saudara akan mengalami kuasa kasih Kristus.

StatCounter
VIDEO
RECENT DEVOTION

LIVING WORD - Firman Yang Hidup

Living Word adalah Firman Tuhan yang hidup dan berkuasa. "Mengapa hidup dan berkuasa?" Karena perkataannya atau pesan berasal dari Allah yang hidup dan berkuasa. yang diberikan kepada kita umatNya....

IMAN BUKAN PERASAAN

Kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan, kita harus hidup berjalan dalam Iman. Orang percaya berjalan dalam iman bukan oleh perasaan. Rasa penting tetapi kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan....

AUDIO SERMON