DEVOTION
TULUS DAN SPESIFIK

Post : Minggu, 5 Januari 2020 by : Mangatas Simanjuntak

Mazmur 111:1-10

Sepanjang hari banyak berkat Tuhan yang kita alami, tetapi pada malam hari kita merespon berkat Tuhan itu dengan ucapan syukur melalui doa yang rutinitas selalu kita katakan "terima kasih Tuhan buat berkatMu, keselamatan, pemeliharaan dan kekuatan di hari ini, dan seterusnya ..."

Itu tidaklah salah itu baik, tetapi terkesan bahwa apapun yang kita alami sepertinya kita mengucapkan kata-kata yang hampir sama sebagai ucapan terima kasih kita kepada Tuhan. Jadi bisa jadi kita menaikkan doa bukan karena rasa syukur tetapi karena kebiasaan dan formalitas saja. Coba perhatikan bacaan kita hari ini, bagaimana pemazmur memahami betapa pentingnya bersyukur kepada Tuhan, sehingga dia menyampaikan syukurnya secara tulus dan spesifik.

Pemazmur mengatakan bahwa dia bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati, dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam Jemaah, dia bersyukur untuk perbuatan besar yang dilakukan Tuhan, dia menyebut Tuhan itu Agung dan bersemarak pekerjaan-Nya, dan keadilan-Nya tetap untuk selamanya, TUHAN itu pengasih dan penyayang dan diberikan-Nya rezeki kepada orang-orang yang takut akan Dia.

Hari ini coba ingat kebaikan dan berkat Tuhan yang kamu alami dan ucapkanlah syukur dengan tulus hati secara spesifik kepada Tuhan.

UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO