DEVOTION
TINGGAL TENANG DAN PERCAYA

Post : Rabu, 20 Februari 2019 by : Rudy Langitan

Mazmur 22:2-32

Acapkali kita menghadapi bahaya, cobaan dan tantangan yang menyulut kita menjadi emosi/marah/stress/tertekan/takut/kawatir dan bahkan kita seperti Daud berkata, "Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku. Allahku, aku berseru-seru pada waktu siang, tetapi Engkau tidak menjawab, dan pada waktu malam, tetapi tidak juga aku tenang." (Mazmur 22:2-3).

Keluh kesah adalah hal yang manusiawi, ingat apapun yang sedang kita alami, Allah tetaplah tempat perteduhan yang sejati, Ia tidak pernah meninggalkan kita. Dalam tempat perteduhanNya ada ujian untuk kita mengaplikasikan iman percaya kita sehingga iman kita benar-benar hidup. Pelatihan dan ujian untuk melihat rencana Tuhan yang sempurna, diizinkan terjadi. Supaya kita dapat menguasai diri.

"Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota." (Amsal 16:32). Penguasaan diri dan ketenangan adalah cara menghadapi masalah, kita disebut sebagai orang yang melebihi pahlawan.

"Dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu" (Yesaya 30:15). Allah lah tempat perteduhan yang sejati yang membuat kita percaya!

Apapun siasat yang dibuat si jahat tidak akan menghancurkan kita, karena dalam tinggal tenang dan percaya, ada kekuatan Allah yang maha dasyat.

UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO