DEVOTION
TINGGAL DALAM KASIH KARUNIA SAMPAI AKHIR

Post : Rabu, 12 Juni 2019 by : Albert S. Wanasida

2 Tim 4:7

Adalah lebih mudah untuk memulai sesuatu dengan impresif daripada mengakhirinya dengan baik. Dalam bukunya "Finishing Well" David Wong memaparkan suatu penelitian yang dilakukan oleh Robert Clinton, seorang profesor kepemimpinan di Fuller Theological Seminary. Profesor Clinton menemukan bahwa tidak sampai 30% dari para tokoh pemimpin Kristen di dunia ini yang memulai dan mengakhiri hidupnya dengan baik.

Selebihnya mungkin mengawali hidup dan pelayanan dengan impresif, tetapi tidak mengakhirinya dengan baik. Tentu saja, kita rindu menjadi bagian dari mereka yang mengakhiri dengan baik. Mempelajari dari kehidupan dan pelayanan Paulus yang bertekun sampai akhir, kita bisa menarik beberapa pelajaran.

Dalam kondisi apapun jangan pernah gagal untuk mengingat akan kasih karunia Allah yang diberikan di dalam kematian dan kebangkitan Kristus. Selalu bawa jalan salib itu dalam hati dan pikiran kita. Apapun yang terjadi, jangan pernah pandang sepele kasih karunia ini. Bagaimanapun benar dan kudusnya hidup kita sekarang, ingat kita dulunya adalah pendosa yang ditetapkan untuk kematian kekal.

Hanya karena kasih karunia Allah kita sekarang ada dan hidup.

FreeHitCounters
UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO