DEVOTION
RENCANA KEKAL -- MENJADI MEMPELAINYA

Post : Sabtu, 27 April 2019 by : Yongki Sannadi

Efesus 5:31-32

"Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat". Tuhan menetapkan umatNya menjadi mepelaiNya, karena itu kita selalu diperhadapkan dengan kekudusan dan kemuliaan. Kekudusan bukan karena apa yang kita perbuat, tapi karena darahNya yang sudah dicurahkan di kayu salib.

Hidup dalam kekudusan adalah bukti ucapan syukur kita atas anugrahNya dan menyatakan bahwa kita adalah umat tebusanNya, yang dikuduskan oleh darahNya. Karena itu, hidup dalam kekudusan bukan pilhan tapi adalah perintah dan keharusan. Kemuliaan kita terima ketika kita menderita bersama-sama dengan Dia (Roma 8:17).

Penderitaan karena kita menyangkal diri dan memikul salib tidaklah sebanding dengan kemualiaan yang akan kita terima (Roma 8:18). Hari Tuhan semakin dekat, karena kita harus sungguh-sungguh memepersiapkan diri menjadi mempelaiNya, jangan biarkan pesona dunia ini mengalihkan fokus kita, kita adalah mempelaiNya.

Renungkanlah: siapkah saudara menyambut kedatanganNya sebagai mempelaiNya?

UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO