DEVOTION
PERCAYA SAJA

Post : Rabu, 04 November 2020 by : Mangatas Simanjuntak

Markus 5: 35-43

Sekali lagi untuk satu perubahan banyak hal yang menjadi pertimbangan kita, karena sudah lama kita terikat dengan cara hidup yang lama yaitu seumur kita sebelum terima Tuhan Yesus secara pribadi. Sebelum terima Yesus secara pribadi, kita hidup dengan cara dan pola pikir yang tidak berpusat kepada Kristus, dan itu pasti membekas dan menguasai sikap atau respon kita. Ketika kita mau memutuskan untuk berubah, pengalaman atau cara hidup yang sudah lama kita hidupi ini membekas, untuk itu langkah awal untuk kita move on adalah percaya saja (only believe).

Dalam perikop yang kit abaca hari ini, Putri kepala rumah ibadat itu sudah meninggal dunia sudah pasti menurut orang yang sudah meninggal dunia harus dikuburkan karena tidak mungkin hidup kembali dan ini menimbulkan rasa dukacita yang besar bagi orang tuanya. Tetapi kita melihat Yesus melakukan yang tidak biasa, Yesus melakukan mujizat agar ayah yang meninggal itu move on (berubah), bahwa orang yang sudah mati bisa hidup kembali karena Yesus yang penting percaya saja.

Iman kepada Yesus membawa kita berubah. Yesus membangkitkan iman sang ayah, bahkan dalam situasi yang tampaknya tak berpengharapan dan putrinya hidup kembali. Dalam sepanjang sejarah Tuhan memberikan anugerah dan pertolongan kepada umatNya sesuai dengan tujuan dan kehendak-Nya tepat pada waktunya. Permasalahan, kesulitan atau gejolak kehidupan boleh saja terjadi, namun Tuhan ingin kita tetap percaya.

Percaya saja kepada Tuhan dan bertindak sesuai firmanNya, mujizat terjadi.

VIDEO
RECENT DEVOTION

LIVING WORD - Firman Yang Hidup

Living Word adalah Firman Tuhan yang hidup dan berkuasa. "Mengapa hidup dan berkuasa?" Karena perkataannya atau pesan berasal dari Allah yang hidup dan berkuasa. yang diberikan kepada kita umatNya....

IMAN BUKAN PERASAAN

Kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan, kita harus hidup berjalan dalam Iman. Orang percaya berjalan dalam iman bukan oleh perasaan. Rasa penting tetapi kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan....

AUDIO SERMON