DEVOTION
PERBAIKILAH KERETAKAN HUBUNGAN

Post : Kamis, 08 Agustus 2019 by : Santoso S. Hutabarat

Matius 5:23-24

Selama manusia masih bernafas maka interaksi antar manusia pasti bisa terjadi. Di balik interaksi tentu berpeluang menghasilkan prestasi bersama atau sebaliknya juga interaksi bisa membuka celah konflik. Konflik bisa menjadi strategi belajar untuk menghasilkan 2 kondisi yakni saling menjatuhkan sesame atau saling membangun karakter dan kedewasaan rohani satu dengan orang lain.

Pertanyaan penting: Seberapa cepat kita bisa memaafkan orang yang bersalah kepada kita sebagai anak Tuhan? Jawaban bisa 3 jenis yakni lambat, cepat atau apatis (tidak lambat dan tidak juga cepat berespon). Namun disayangkan tidak sedikit anak Tuhan yang meremehkan konflik kecil dengan orang lain tanpa solusi yang jelas atau tanpa perkataan "maaf" kepada pihak yang bersengketa. Setelah itu dengan tanpa merasa bersalah di hati, ibadah bersama dalam gereja lokal seolah-olah menghapuskan konflik tersebut.

Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, (24) tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu. (Mat 5:23-24)

Ketika terjadi konflik, janganlah dibiarkan tanpa solusi, karena akan menjadi racun ganas yang mematikan persekutuan dengan saudara seiman dan orang-orang non Kristen. Segera selesaikan dengan penuh Kasih Tuhan Yesus Kristus.

Hubungan yang rusak dalam jemaat akan cepat dipulihkan jika kita semua setuju untuk mengusahakan pemulihan hubungan dan bersegera membereskan masalah tersebut, bahkan mengusahakannya sebelum kita mempersembahkan korban kepada Tuhan (ibadah).

www.Symptoma.ro
UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO