DEVOTION
ORANG YANG BERIMAN TIDAK MEMANIPULASI FIRMAN

Post : Sabtu, 16 November 2019 by : Rudy Langitan

Lukas 6:46-49

Iman menggenapi Firman Tuhan dan iman itu tidak memanipulasi untuk kehendak kita sendiri (kepentingan kita sendiri, ambisi pribadi). Tetapi iman menyatakan apa yang Tuhan kehendaki bagi kita. Banyak kita setelah membaca Firman atau mendengar Firman yang disampaikan oleh Hamba Tuhan, kemudian bertindak "konyol".

Dulu sewaktu muda (mahasiswa) saya sering melakukannya, ketika mendengar ayat "bahwa setiap tanah yang diinjak menjadi milik pusaka saya", saya kemudian berusaha beriman dengan memperkatakan ayat tersebut dan tumpang tangan, "dalam nama Yesus mobil mercedez ini menjadi milik saya!", ... tetapi apa yang terjadi, untung saja alarm mobil tidak berbunyi dan saya disangka pencuri. "Apakah kemudian mobil itu saya peroleh?" Dan jika seandainya Allah itu iseng kemudian mewujudkannya, maka saya akan bingung "bagaimana beli pertamax plusnya, bagaimana biaya bengkelnya dan bagaimana bayar pajak/stnknya?"

JANGANLAH KONYOL! ALLAH TIDAK ISENG, ALLAH BEKERJA SESUAI KEHENDAKNYA. Saya hanya memanipulasi firman, sementara ayat itu memang khusus untuk Yosua (Yosua 14:9) yang dipanggil untuk memenangkan bangsa-bangsa di Kanaan bagi kemuliaan Tuhan (ada tujuan/kehendak Allah dan panggilan yang khusus bagi Yosua). Mulai hari ini jangan hanya mencocok-cocokkan ayat untuk kepentinganmu, jangan mamanipulasikan atau firman untuk keinginanmu.

"Rumah iman" yang engkau bangun untuk kepentinganmu sendiri sama seperti rumah tanpa dasar. Banjir datang (persoalan dan tantangan) maka rubuhlah dan hebatlah kerusakannya. Bergaul kariblah dengan Tuhan, miliki hubungan yang intim, bangunlah rumah iman yang benar (berdasarkan kebenaran firman Tuhan) maka engkau akan dengar-dengaran apa yang Allah kehendaki terjadi dalam hidupmu, tugasmu cuma taat dan hiduplah dalam panggilanNya.

(Mazmur 25:14) "Iman yang tidak didasari pewahyuan Firman Tuhan adalah Iman yang Kosong".

Stat-Counter.org
UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO