DEVOTION
NUH HIDUP TAK BERCELA

Post : Kamis, 03 September 2019 by : Rudy Langitan

(1 Petrus 1:15-16, Matius 24: 38-39)

"Tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus." (1 Petrus 1:15-16)

Allah tidak pernah memerintahkan yang tidak dapat dilakukan oleh umatNya. Sama halnya seperti seorang ayah tidak mungkin memerintahkan anaknya yang berusia 5 tahun untuk memikul beban seberat 100 kg, karena ayahnya tahu batas kemampuan anaknya. Masalahnya, apakah kita siap? Jikalau siap maka anugerah Tuhanlah yang memberi kekuatan, bukan kuat dan gagah manusia. Jadilah seorang suami, isteri, anak, pengusaha dan pelayan Tuhan yang tidak bercela.

Tantangan yang dihadapi oleh keluarga Nuh tidak kalah dengan tantangan yang ada pada saat ini. Dua dosa yang sangat menonjol pada masa Nuh yakni dosa pesta pora, makan minum dan kawin mengawinkan (dosa akhir zaman). (Matius 24:38-39)

Hari ini, manusia tidak mau menerima ajaran sehat, mereka memuaskan diri mereka, bahkan gereja dipakai hanya untuk memuaskan keinginan hati mereka saja, mereka memalingkan diri dari kebenaran. Untuk itu dibutuhkan sikap hidup yang berbeda yaitu hidup yang tidak bercelah. Kita tidak mampu sendiri, kita membutuhkan anugerah Allah untuk dapat hidup benar dan tidak bercelah ditengah arus kencang dunia ini. Jika Nuh mampu, maka kita melalui pertolongan Roh Kudus pasti bisa melakukannya bahkan lebih hebat.

Hiduplah dalam komunitas rumah rohani yang sehat, "ingatlah pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik!"

freevisitorcounters's Website
UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO