DEVOTION
MUJIZAT

Post : Jumat, 17 Mei 2019 by : Albert S. Wanasida

Matius 14:13-36

Kadangkala ketika Tuhan memberi perintah pada kita seperti pada kisah Matius 14:16 "..kamu harus memberi mereka makan." Kita langsung melihat semua keterbatasan dan ketidakmungkinan yang ada, dan berkata "yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan."

Perkataan "hanya" itu menandakan kita melihat diri begitu kecil dibanding masalah yang sedang di alami. Dan kita lupa, yang membedakan apa yang mungkin dan tidak mungkin adalah siapa yang meminta dan memberi perintah, bagi kita memang memberi makan lima ribu orang laki-laki yang sedang mengikuti pengajaran Tuhan Yesus itu sesuatu yang mustahil.

Namun untungnya ketika Yesus berkata: "Bawalah ke mari kepada-Ku." Mereka taat dan membawa apa yang mereka lihat sekalipun itu kecil kepada Dia, dan ketika Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh.

Untuk mujijat terjadi, seringkali Tuhan memakai apa yang ada pada hidup kita, sekalipun sepertinya tidak berarti, namun ketika kita taat dan terus melangkah, mujijat kita alami.

UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO