DEVOTION
Meruntuhkan Pemikiran yang Salah

Post :Selasa, 04 September 2018 by : Santoso S. Hutabarat

Roma 12:2

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. (Roma 12:2)

Indikasi mendasar tentang perbedaan orang yang duniawi dengan orang yang rohani (Kristen) adalah siapa dan apa yang menguasai pola pikirnya. Karena seseorang akan menjadi seseorang atau sesuatu bergantung pada pola pemikirannya. Pola adalah sistema atau cara kerja. Pola pemikiran adalah cara kerja otak yang sudah menjadi kebiasaan. Pola pemikiran bahkan bisa menjadi cara berpikir yang sudah pasti bagi seseorang. Jikalah pola pemikirannya rohani, maka jadilah dia manusia rohani, tetapi jika pola pemikirannya duniawi maka jadilah dia seorang yang duniawi. Misal, jika seseorang berkata bahwa Orang sukses adalah orang yang selalu berkelimpahan dengan kekayaan dan jabatan. Maka konsep ini akan menjadikan seseorang duniawi, karena ada pola pemikiran rohani yang mengatakan bahwa orang sukses adalah orang yang melakukan kehendak Tuhan sampai akhir hidupnya (Yos 1:8)

Untuk menjadi seorang Kristen, maka yang harus dipastikan kebenaran konsep hidup kita di pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar mengendalikan 88% perilaku manusia, dimana di dalamny ada iman, kebiasaan, nilai-nilai hidup, pengharapan, respon, motivasi dan persepsi. Jikalau ada konsep hidup yang tidaak rohani berdasarkan kebenaran Firman Tuhan.

Maka dari itu runtuhkanlah dengan meninggalkannya dan menerima dengan sepenuh hati kebenaran Firman Tuhan, sehingga dengan demikian Anda akan sangat mampu membedakan mankah kehendak allah, apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

SHARE THIS PAGE TO

Hit Counter HTML Code
RECENT DEVOTION

Mengenal Gembala

Domba adalah hewan yang penurut dan ramah. Tadinya saya pikir hanya anjing yang bisa memiliki nama dan datang ketika kita memanggilnya. Ternyata domba juga demikian.

Bapa yang Baik, Bapa yang Sempurna

Alkitab mengajarkan bahwa, mengenal Tuhan dengan benar adalah hal yang begitu penting. Dalam Hosea 4:6 dikatakan: Umat-Ku binasa

Yesus Sang Raja Kemuliaan

Raja Kemuliaan itu adalah Tuhan Yesus, sebagai sang Mesias. Ketika Yesaya berbicara tentang kedatangan Yesus Kristus, ia bernubuat bahwa di dalam Kristus kemuliaan Allah akan dinyatakan untuk dilihat

Kasih Sejati

Secara umum orang merayakan Hari Valentine yang jatuh pada tanggal 14 Februari 2016. Apakah peringatan ini sebagai suatu hal yang positif? Valentine diambil dari nama seorang pendeta katolik yan bernama Santo Valentinus.

VIDEO