DEVOTION
Meruntuhkan Pemikiran Yang Salah

Post : Selasa, 12 Mei 2020 by : Santoso S. Hutabarat

Roma 12:2

Petunjuk mendasar tentang perbedaan orang yang yang duniawi dengan orang yang rohani (Kristen) adalah siapa dan apa yang menguasai pola pikirnya. Karena seseorang akan menjadi seseorang atau sesuatu bergantung pada pola pemikirannya. Pola adalah sistem atau cara kerja. Pola pemikiran adalah cara kerja otak yang sudah menjadi kebiasaan. Pola pemikiran bahkan bisa menjadi cara berpikir yang sudah pasti bagi seseorang. Jikalah pola pemikirannya rohani, maka jadilah dia manusia rohani, tetapi jika pola pemikirannya duniawi maka jadilah dia seorang yang duniawi.

Misal, jika seseorang berkata bahwa Orang sukses adalah orang yang selalu berkelimpahan dengan kekayaan dan jabatan. Maka konsep ini akan menjadikan seseorang duniawi, karena ada pola pemikiran rohani yang mengatakan bahwa orang sukses adalah orang yang melakukan kehendak Tuhan sampai akhir hidupnya (Yos 1:8).

Untuk menjadi seorang Kristen, maka yang harus dipastikan kebenaran konsep hidup kita di pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar mengendalikan 88% perilaku manusia, dimana di dalamnya ada iman, kebiasaan, nilai-nilai hidup, pengharapan, respon, motivasi dan persepsi.

Jikalau ada konsep hidup yang tidak rohani berdasarkan kebenaran Firman Tuhan. Ketika kita mau mengandalkan Tuhan dan membuka pikiran pada prinsip-prinsip Alkitab, maka kita akan dapat meresponi dengan sikap yang benar ketika badai datang dalam hidup kita.

Maka dari itu runtuhkanlah dengan meninggalkannya dan menerima dengan sepenuh hati kebenaran Firman Tuhan, sehingga dengan demikian Anda akan sangat mampu membedakan manakah kehendak Allah, apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

new Coronavirus
VIDEO
RECENT DEVOTION

LIVING WORD - Firman Yang Hidup

Living Word adalah Firman Tuhan yang hidup dan berkuasa. "Mengapa hidup dan berkuasa?" Karena perkataannya atau pesan berasal dari Allah yang hidup dan berkuasa. yang diberikan kepada kita umatNya....

IMAN BUKAN PERASAAN

Kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan, kita harus hidup berjalan dalam Iman. Orang percaya berjalan dalam iman bukan oleh perasaan. Rasa penting tetapi kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan....

AUDIO SERMON