DEVOTION
MERDEKA DARI SIFAT EMOSIONAL

Post :Jumat, 24 Agustus 2018 by : Santos S. Hutabarat

Ulangan 4:1-17

Musa adalah seorang Ibrani yang biasa, tetapi dipilih oleh Tuhan untuk mengerjakan satu tanggung jawab yang sangat besar dan strategis. Siapakah Musa? Dia seorang dengan pola kerja dengan penetapan dan pemeliharaan standar-standar yang tinggi; sangat penting untuk melakukan sesuatu dengan benar dan menetapkan pengawasan kualitas yang baik; menaruh perhatian besar pada hal-hal kecil. Musa juga seorang yang setia pada tugas dan tanggung jawab. Dapat mempengaruhi orang lain dengan sikap; perhatian pada hal-hal rinci dan ketepatan. Gambaran umum karakter Musa terlihat pada saat dialognya dengan Tuhan pada saat Tuhan memanggilnya untuk mengemban tugas kepemimpinan dengan memimpin bangsa Israel menuju tanah Kanaan.

Terlepas dari kelebihan dan kelemahan Musa, sesungguhnya Musa takluk pada otoritas firmanNya yang mengandung kebenaran dan kuasa. Musa mampu melihat di balik kelemahannya ada satu kesempatan emas dari Tuhan untuk melatih Musa menjadi pribadi dan seorang pemimpin yang unggul. Itulah respon yang benar. Respon yang benar adalah ekspresi dari responsif yakni respon yang bertanggung jawab dan dewasa. Setiap kita tentu pernah menghadari situasi dan orang yang tidak menyenangkan hati kita. Atau juga mungkin anda pernah kehilangan barang yang sangat disayangi. Karakter kita adalah respon kita terhadap kondisi-kondisi yang demikian.

Mari selalu membuka hati untuk firmanNya maka anda mampu selalu berespon benar (tidak dengan emosional tinggi), maka permasalahan anda pasti akan selesai.

SHARE THIS PAGE TO

Free Counters
RECENT DEVOTION

Mengenal Gembala

Domba adalah hewan yang penurut dan ramah. Tadinya saya pikir hanya anjing yang bisa memiliki nama dan datang ketika kita memanggilnya. Ternyata domba juga demikian.

Bapa yang Baik, Bapa yang Sempurna

Alkitab mengajarkan bahwa, mengenal Tuhan dengan benar adalah hal yang begitu penting. Dalam Hosea 4:6 dikatakan: Umat-Ku binasa

Yesus Sang Raja Kemuliaan

Raja Kemuliaan itu adalah Tuhan Yesus, sebagai sang Mesias. Ketika Yesaya berbicara tentang kedatangan Yesus Kristus, ia bernubuat bahwa di dalam Kristus kemuliaan Allah akan dinyatakan untuk dilihat

Kasih Sejati

Secara umum orang merayakan Hari Valentine yang jatuh pada tanggal 14 Februari 2016. Apakah peringatan ini sebagai suatu hal yang positif? Valentine diambil dari nama seorang pendeta katolik yan bernama Santo Valenti