DEVOTION
MENYIMPANG UNTUK MEMPERHATIKAN

Post : Sabtu, 16 Maret 2019 by : Yongki Sannadi

Keluaran 3:2-5

"...Baiklah aku menyimpang ke sana untuk memeriksa penglihatan yang hebat itu. Mengapakah tidak terbakar semak duri itu?" Keputusan Musa untuk 'menyimpan' memperhatikan sesuatu yang sangat hebat baginya adalah keputusan yang tepat.

Karena "...Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya..." Tuhan berfirman kepada Musa, Tuhan memperdengarkan suaraNya kepada Musa dan Musa mendengarnya.

Kata memperhatikan memiliki pengertian mengamati dengan seksama, Musa bukan hanya menyimpang untuk melihat dan sekedar takjub dengan perkara yang ajaib yang dilihatnya, tapi Musa berkeinginan untuk mengamati dengan seksama, dan disitulah Tuhan memperdengarkan suaraNya kepada Musa.

Seringkali kita menyaksikan atau mendengar pekerjaan Allah yang hebat di sekeliling kita, baikah dalam retreat, ibadah, pelayan pelepasan, doa, tapi kita hanya sekedar kagum akan hal-hal tersebut, atau bahkan kita merasa sudah terbiasa dengan perkara-perkara yang demikian, sehingga kita tidak merasa perlu untuk 'menyimpang untuk memperhatikan' kembali apa yang menyebabkan itu terjadi.

Padahal disitulah sering kali Tuhan berbicara kepada kita karena Tuhan ada disana. Mari saudara, mulai kembali tertarik dengan apa yang Tuhan kerjakan, bahkan sekalipun itu hal-hal yang sepertinya kecil atau sudah terbiasa kita alami, menyimpanglah bukan untuk menonton, tapi untuk mengamati dan memberi telinga mendengar suaraNya.

Renungkanlah: Masihkah saudara bersukacita ketika mendengar berita-berita perbuatan Allah yang hebat dalam hidup seseorang (sekalipun itu hal yang sederhana atau sepertinya sudah biasa)?

UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO