DEVOTION
MENYELARASKAN TINDAKAN

Post : Jumat, 03 Juli 2020 by : Friska Zai

Matius 16:24

Lalu Yesus berkata kepada murid–murid-Nya : "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal diriNya, memikul salibNya dan mengikut Aku."

Lagu himne "I have decided to follow Jesus" berawal dari sebuah kisah yang tragis. Semua nya berawal dari sebuah desa kecil di India pada sekitar tahun 1880. Seorang ayah bersama istri dan kedua anak nya dibaptis dan memilih untuk mengikut Yesus Kristus. Pada waktu itu hampir tidak ada orang Kristen di India, mereka memiliki agama dan kepercayaan mereka sendiri, dan orang-orang di desa itu tidak menyukai pilihan orang ini untuk mengikut Yesus Kristus.

Jadi pada suatu hari, mereka satu keluarga ditangkap dan diseret ke tengah kota dimana seluruh isi kota telah berkumpul. Ketua desa mengancam sang ayah: "Jika engkau tidak mau menyangkal dan berpaling dari imanmu kepada Yesus Kristus, maka anak-anakmu akan kami bunuh!". Bapa itu lalu membalas ketua desa: "I have decided to follow Jesus, and there is no turning back."

Ketua desa pun membunuh kedua anaknya. Lalu ia memberi kesempatan lagi kepadanya: "Jika engkau tidak mau menyangkal dan berpaling dari imanmu kepada Yesus Kristus, maka istrimu akan kami bunuh!". Bapa itu merespon dengan mengatakan: "The World can be behind me, but the cross is still before me." Istri nya pun lalu mati dibunuh. Lalu ia diberikan satu kesempatan terakhir: "Jika engkau tidak mau menyangkal dan berpaling dari imanmu kepada Yesus Kristus, kali ini engkau lah yang akan kami bunuh!". Dan untuk terakhir kali nya, ia mengatakan: "Though no one is here to go with me, still I will follow Jesus." Dan pada saat itu juga ia mati dibunuh.

Bapa beserta istri dan kedua anaknya meninggal, tetapi sebuah bibit iman tertanam di hati orang-orang yang menyaksikan kematian mereka pada hari itu. Banyak dari orang-orang yang hadir pada hari itu bertanya-tanya: Siapakah Yesus Kristus? Dan mengapa keluarga ini rela mati demi-Nya? Hal menakjubkan pun terjadi, beberapa tahun setelah kejadian itu, banyak diantara warga di desa itu yang memilih untuk mengikut Yesus Kristus, termasuk sang kepala desa. Mereka yang akhirnya mengikut Yesus lah yang menjadi saksi akan apa yang telah terjadi, dan merekalah yang menceritakan apa yang dikatakan oleh bapa tersebut sebelum ia dibunuh. (dikutip dari http://www.sarapanpagi.org/kisah-di-balik-lagu-i-have-decided-to-follow-jesus-vt8746.html).

Mengikut Yesus berarti bersedia memikul salib. Salib setiap kita itu berbeda–beda, dan kita tidak bisa menukarnya dengan salib orang lain.

www.Counters-Free.net
VIDEO
RECENT DEVOTION

LIVING WORD - Firman Yang Hidup

Living Word adalah Firman Tuhan yang hidup dan berkuasa. "Mengapa hidup dan berkuasa?" Karena perkataannya atau pesan berasal dari Allah yang hidup dan berkuasa. yang diberikan kepada kita umatNya....

IMAN BUKAN PERASAAN

Kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan, kita harus hidup berjalan dalam Iman. Orang percaya berjalan dalam iman bukan oleh perasaan. Rasa penting tetapi kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan....

AUDIO SERMON