DEVOTION
MENYELARASKAN POLA PIKIR DAN PERASAAN

Post : Kamis, 02 Juli 2020 by : Friska Zai

Matius 16:21-25

Petrus adalah salah satu dari tiga murid yang ada dalam lingkaran dalam nya Yesus. Yesus melihat adanya benih batu karang dalam diri Simon yang sangat emosional. Satu kali, Yesus ketika bersama murid-muridNya memberitahukan tentang penderitaan dan apa yang akan dihadapiNya tidak lama lagi.

Petrus seperti biasanya ingin membela, langsung menegur Yesus, karena menurut logika dan perasaannya, tidak mungkin hal–hal yang buruk menimpa orang seperti Yesus–Yesus adalah guru yang baik dan Ia adalah Mesias yang diharapkan bangsa Israel menegakkan kembali kerajaan Israel. Lalu apa respon Yesus? Yesus tidak memuji Petrus karena sikapnya itu, Ia justru menegur ketidakmengertian Petrus terhadap rencana Tuhan.

Seringkali kita juga bersikap seperti Petrus dalam kehidupan kekristenan kita. Kita merasa tidak layak untuk mengalami kondisi A atau diperlakukan secara B karena kita sudah tinggal di dalam Kristus, kita sudah melakukan A-Z, kita sudah hidup dengan baik; seharusnya Tuhan tidak membiarkan saya mengalaminya.

Yesus mengajarkan kita untuk menyelaraskan pikiran dan perasaan kita dengan rencana Tuhan. Kita tidak bisa memilih cara yang Tuhan siapkan untuk kita memenuhi rencanaNya dalam hidup kita.

Bagian kita adalah taat, sama seperti Yesus taat hingga kematianNya di kayu salib.

Coronavirus 2019
VIDEO
RECENT DEVOTION

LIVING WORD - Firman Yang Hidup

Living Word adalah Firman Tuhan yang hidup dan berkuasa. "Mengapa hidup dan berkuasa?" Karena perkataannya atau pesan berasal dari Allah yang hidup dan berkuasa. yang diberikan kepada kita umatNya....

IMAN BUKAN PERASAAN

Kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan, kita harus hidup berjalan dalam Iman. Orang percaya berjalan dalam iman bukan oleh perasaan. Rasa penting tetapi kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan....

AUDIO SERMON