DEVOTION
MENJADI KEPALA BUKAN EKOR

Post : Rabu, 20 Maret 2019 by : Rudy Langitan

Ulangan 28:13; Ibrani 13:8

"Tuhan akan mengangkat engkau menjadi kepada dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik, dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia." Perjalanan hidup kita tidak selalu berjalan mulus dan lancar. Ada tanjakan, turunan, belokan, bahkan tidak jarang kita menemukan jalan buntu. Semua usaha sepertinya sudah dilakukan. Tetapi tidak semuanya membuahkan hasil seperti yang kita harapkan, situasi maupun orang-orang di sekitar kitapun sepertinya tidak mendukung. Ketahuilah bahwa semuanya itu diijinkan Tuhan untuk membuat kita kuat. Firman Tuhan berjanji bahwa DIA akan membuat kita terus naik dan bukan turun. Tetapi kadang kita merasa bahwa perjalanan hidup kita sepertinya terus menurun dengan berbagai masalah yang tidak mampu kita selesaikan.

Saudara, seperti halnya perjalanan ke puncak yang penuh dengan jalan yang berliku, demikian juga perjalanan hidup kita. Banyak hal bisa terjadi untuk menghambat perjalanan kita. Tetapi kita yang tahu tujuan hidup kita. Jangan sampai masalah dan tantangan menghambat tujuan kita untuk naik sampai kepada panggilanNya dalam hidup kita. Untuk naik, kita tidak hanya membutuhkan doa. Kita butuh kerja keras, daya tahan, daya juang, dan kekuatan extra. Untuk itulah Tuhan ingin kita terus bertumbuh dalam karakter ILLAHI dan dalam pengenalan akan Dia sehingga kita tidak berhenti di tengah jalan.

Firman Tuhan berkata, "Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya." (Ibrani 13:8). "...Firman Allah tidak mungkin gagal." (Roma 9:6) dan "...tetap untuk selama-lamanya." (1 Petrus 1:25). Jadi dalam segala situasi, segala kondisi dan segala keadaan, janji Tuhan tetap berlaku bagi orang percaya. Salah satu janji Tuhan adalah Ia akan mengangkat anak-anakNya menjadi kepala dan bukan ekor.

Menjadi kepala memiliki makna yang sangat luas, tidak hanya sebatas jabatan, kekayaan atau kekuasaan, tetapi menjadi kepala berarti memberi pengaruh, dimana kita menjadi berkat, teladan dan membawa pengaruh yang luar biasa bagi banyak orang. Kita menjadi panutan bagi banyak orang. Kemana 'kepala' pergi, ke situ 'ekor' pasti akan mengikuti.

"Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu." (1 Timotius 4:12b).

UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO