DEVOTION
MENGIKUT TUHAN

Post : Kamis, 13 Juni 2019 by : Albert S. Wanasida

Yoh 15:10

Yesus berkata di Injil Lukas, "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku." Seperti yang ditunjukkan oleh para murid, tidak ada yang bisa mengikut Kristus dengan kekuatannya sendiri. Orang-orang Farisi adalah contoh yang baik dari orang-orang yang berusaha menaati Allah dengan kekuatan mereka sendiri. Usaha mereka hanya mengarahkan mereka kepada kesombongan dan distorsi pada seluruh tujuan dari Hukum Allah.

Mengikuti Yesus berarti berjuang untuk menjadi seperti Dia. Dia selalu taat kepada Bapa-Nya, sehingga itulah yang kita harus perjuangkan. Untuk benar-benar mengikuti Kristus berarti menjadikan-Nya sebagai penguasa tunggal hidup kita. Itulah artinya menjadikan Yesus sebagai Tuhan atas hidup kita.

Setiap keputusan dan cita-cita kita disaring melalui Firman-Nya, dengan tujuan semata-mata untuk memuliakan-Nya dalam segala sesuatu. Kita tidak diselamatkan oleh hal-hal yang kita lakukan bagi Kristus, tetapi karena apa yang telah Ia lakukan bagi kita. Karena kasih karunia-Nya, kita ingin menyenangkan Dia dalam segala hal.

Semua ini baru bisa dilakukan ketika kita mengijinkan Roh Kudus untuk memiliki kontrol penuh dalam setiap bidang kehidupan kita.

powered by Free-Counters
UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.