DEVOTION
MENGHAMPIRI TUHAN

Post : Senin, 09 September 2019 by : Mangatas Simanjuntak

Ibrani 10:19-24

Dalam perikop yang kita baca hari ini, dijelaskan bahwa kita punya kesempatan menghampiri Tuhan secara pribadi, kapan saja dan dimana saja. Hal ini bertentangan dengan apa yang dialami oleh orang Israel dalam perjanjian lama, mereka tidak dapat menghampiri Tuhan dengan leluasa, waktunya tertentu dan harus lewat perantara.

Pernahkah kita berpikir dan bayangkan, bahwa kita dibatasi bertemu dengan bapa jasmani kita, kalau itu terjadi pasti ada yang salah, atau ada penyebabnya dan itu sangat menyakitkan, masa ketemu bapa sendiri harus pakai perantara. Untuk itu harus ada upaya untuk membuka jalan agar hubungan itu bisa pulih kembali, dan kita bisa bertemu, bergaul, berhubungan senantiasa.

Demikian juga dengan hubungan kita dengan BAPA di sorga, dimana dalam perjanjian lama penuh dengan syarat dan batasan waktu, maka Kristus dengan mempersembahkan nyawa-Nya sebagai korban yang sempurna, telah membuka jalan bagi kita untuk menghadap tahta kasih karunia Allah. Oleh karena itu, sebagai orang-orang percaya kita dengan penuh ucapan syukur dapat senantiasa menghampiri Allah di dalam doa dan penyembahan.

Percayalah dengan pengorbanan KRISTUS, sekarang dengan penuh keberanian kita DAPAT masuk ke dalam tempat kudus. Kita dapat menghadap Tuhan kapan saja, dimana saja. Nikmatilah perjumpaan dengan BAPA sepanjang hidupmu.

Symptoma®
UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO