DEVOTION
MENDENGAR SUARANYA - TENANG

Post : Jumat, 15 Maret 2019 by : Yongki Sannadi

1 Petrus 4:7; 1 Raja-raja 19:11-13

Kesibukan atau kebisingan kerap membawa perhatian kita untuk melihat kepada situasi jasmani yang kita hadapi daripada melihat situasi tersebut dalam kacamata iman. "...Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa..."

kita gagal mendengar suaraNya dalam kesibukan kita, dan Firman Tuhan mengajarkan kepada kita untuk kita menjadi tenang, karena dalam ketenangan seringkali kita baru mendengar suaraNya. Kisah Elia yang terintimidasi oleh ancaman Isebel, menyebabkan Elia harus bersembunyi di gunung Horeb.

Dalam kisah tersebut diceritakan bagaimana Elia menyaksikan suatu fenomena-fenomena yang luar biasa, tapi dikatakan bahwa Tuhan tidak ada disana, justru dalam keheningan atau ketenanganlah Elia mendengar suaraNya.

Mari saudara, berikanlah waktu khusus supaya saudara dapat tenang untuk medengar suaraNya. Berhentilah sejenak dari semua rutinitas dan kesibukan saudara, bahkan termasuk kesibukan dalam pelayanan. Sediakanlah setiap hari waktu yang terbaik untuk mendengar suaraNya.

Renungkanlah: Masihkah saudara memiliki waktu khusus hanya dengan Tuhan (15 menit, 30 menit, 1 jam?), tanpa disertai dengan segala kesibukanmu?

UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO