DEVOTION
MEMBIASAKAN DIRI DENGAN KEHENDAK ALLAH

Post : Sabtu, 04 Juli 2020 by : Friska Zai

2 Raja 6:27

Elisa dan bujangnya menghadapi sepasukan tentara Aram yang kesal, karena sepertinya tempat persembunyian mereka selalu diketahui oleh pasukan Israel, akibatnya serangan ke Israel selalu gagal.

Tindakan ketaatan Elisa untuk menyampaikan pesan Tuhan kepada raja Israel, justru membawa dia dalam kesulitan yang besar. Siapa yang sanggup menghadapi sekumpulan pasukan bersenjata lengkap dan terlatih? Elisa bukanlah seorang tentara atau pahlawan, ia hanya seorang nabi. Akan tetapi, Elisa tidak mengalami kegentaran sedikitpun, berbeda dengan bujangnya. "Jawabnya: "Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka." Lalu berdoalah Elisa: "Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat." Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa." (2 Raja-raja 6:16-17)

Ketenangan Elisa berasal dari kepercayaannya kepada Tuhan. Situasi atau kemampuan yang ia miliki tidak mempengaruhi pikiran, perasaan dan tindakannya sama sekali. Kisah ini memperlihatkan kepada kita bahwa Elisa adalah manusia biasa yang memiliki respon yang akurat dalam keadaan paling terjepit sekalipun.

Selaraskan seluruh indera kita dengan kehendak Allah.

motore de ricerca medico
VIDEO
RECENT DEVOTION

LIVING WORD - Firman Yang Hidup

Living Word adalah Firman Tuhan yang hidup dan berkuasa. "Mengapa hidup dan berkuasa?" Karena perkataannya atau pesan berasal dari Allah yang hidup dan berkuasa. yang diberikan kepada kita umatNya....

IMAN BUKAN PERASAAN

Kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan, kita harus hidup berjalan dalam Iman. Orang percaya berjalan dalam iman bukan oleh perasaan. Rasa penting tetapi kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan....

AUDIO SERMON