DEVOTION
MEMAHAMI WAKTU TUHAN

Post : Selasa, 19 November 2019 by : Santoso S. Hutabarat

Yunus 1:1-12

Sesungguhnya manusia diciptakan untuk membangun kehidupan Ilahi di dalam kurun waktu yang Tuhan tetapkan. Namun akibat dosa, manusia mengalami kesulitan yang sangat besar untuk bisa memahami dan mempercayai waktu-waktu Tuhan yang sudah tersedia untuk manusia. Karena krisis iman, manusia cenderung memperhatikan waktu yang tersedia di dunia yakni waktu yang disebut dengan istilah "Chronos". Chronos tentu memiliki keterbatasan.

Ukuran 1 hari adalah 24 jam menjadi batasan berpikir dan bertindak setiap orang. Malah ada orang yang berpikir, "Aku sibuk sekali dan sedangkan aku perlu waktu lebih banyak agar semua kebutuhan terpenuhi. Seandainya...1 hari = 25 jam, aku pasti bisa maksimal." Atau di dalam keterbatasan waktu, mungkin ada kegiatan yang diabaikan.

Kisah Yunus adalah satu contoh keterbatasan manusia untuk memahami waktu Tuhan. Menurut Tuhan, sudah saatnya Yunus harus pergi ke Niniwe untuk menunaikan tugas pelayanan (Yu 1:1-2). Tetapi Yunus berpikir secara manusiawi dengan alasan-alasan manusiawi, dia pergi ke tempat lain yang bukan menjadi target Tuhan. Sedangkan di sisi lain ada unsur kemendesakan Tuhan agar Yunus berangkat ke Niniwe , sebab masyarakat di Niniwe sedang sekarat dan membutuhkan pertolongan.

Bagaimana kita bisa memahami waktu Tuhan untuk hidup kita? Di dalam waktu ada kepentingan Tuhan dan ada undangan keterlibatan untuk orang pilihanNya untuk mengerjakan rencana Tuhan di bumi. Waktu Tuhan tidak selalu sama dengan waktu yang kita rencanakan. Tetapi jikalau hidup kita dekat dengan Tuhan dan memahami pergerakan Tuhan, maka apa yang kita akan rancangkan, seharusnya apa yang ada dalam pikiran Tuhan (Maz 25:14), dan kita ada dalam waktu Tuhan kairos).

Tetapi jikalau hidup kita dekat dengan Tuhan dan memahami pergerakan Tuhan, maka apa yang kita akan rancangkan, seharusnya apa yang ada dalam pikiran Tuhan (Maz 25:14), dan kita ada dalam waktu Tuhan.

Hit&Visitor Counter
UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO