DEVOTION
KORBAN SEMBELIHAN

Post : Selasa, 26 Februari 2019 by : Mangatas Simanjuntak

Mazmur 51:17-19

Ketika kita beribadah kepada Tuhan, setiap hari minggu kita membawa persembahan berupa uang yang telah kita persiapkan dengan baik. Sikap yang demikian baik dimata Tuhan. Tetapi dalam bacaan kita hari ini di jelaskan, ada persembahan, ada korban yang Tuhan inginkan dari kita yaitu jiwa yang hancur.

Jiwa yang dibebaskan dari semua keduniawian dan hanya berharap kepada Tuhan. Jiwa yang dilepaskan dari keangkuhan dan kedagingan dan hanya mengandalkan Tuhan. Jiwa yang menangis dengan penuh ucapan syukur oleh karyaNya di kayu salib, itulah yang ingin Tuhan temukan dalam hidup kita, ketika kita beribadah dan membawa korban kepadaNya. Tuhan mau memakai hidup kita untuk kemuliaanNya. Jiwa yang hancur dihadapan Tuhan adalah jiwa mengikuti keinginan Tuhan senantiasa.

Jiwa yang hancur adalah gambaran bahwa setiap keinginan daging kita diremukkan, pada saat kedagingan itu diremukkan, menurut ukuran dinia sepertinya hidup kita akan berakhir atau habis, tapi justru pada saat itulah Tuhan akan memakai kita untuk memberitakan keharumanNya dan memberkati banyak orang.

Tuhan akan "meremukkan hati" kita agar roh kita melekat kepadaNYA, peremukan sebuah proses tidak pernah enak tapi kalau kita mau, kita akan mengalami dan menyaksikan sesuatu yang mulia setelah melewati proses itu.

Tuhan berkarya melalui pribadi yang hancur hati dihadapan Tuhan.

UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO