DEVOTION
Kesadaran Kita Akan Kemaha-Kuasa-Nya

Post : Minggu, 24 Februari 2019 by : Rudy Langitan

Ayub 39:1-38

Renungan pagi ini merupakan bagian dari percakapan TUHAN dengan Ayub. Didalam percakapan ini TUHAN menunjukkan bahwa segala hal yang ada di muka bumi, segala yang terjadi dan segala yang tengah berlangsung, semua itu atas kuasa TUHAN. Bahkan kelangsungan kehidupan binatang-binatang yang hidup di dalam dunia ini semua karena kuasa TUHAN.

Ketika Ayub mendengar apa yang diuraikan oleh TUHAN, Ayub sadar siapa dirinya di hadapan TUHAN. Kekuasaan TUHAN yang maha besar dan dahsyat itu telah membuat Ayub sadar betapa dirinya tidak berarti dan tidak bernilai di hadapan TUHAN.

Itu sebabnya Ayub tidak lagi membuka mulutnya untuk berbantah dengan TUHAN. Pengetahuan dan hikmat TUHAN jauh melebihi Ayub. Itu sebabnya, penulis menuliskan kalimat ini, "di dalam keterbatasannya, Ayub belajar memahami kebesaran dan hikmat TUHAN." Itu sebabnya, dalam ayat 37 tertulis: "Sesungguhnya, aku ini terlalu hina; jawab apakah yang dapat kuberikan kepada-Mu? Mulutku kututup dengan tangan."

Dalam perteduhanNya kita harus memiliki sikap untuk berserah terhadap apa yang Allah kerjakan dalam hidup kita. Apa yang dapat kita pelajari dari bagian Firman TUHAN ini? Pertama, kita melihat bahwa TUHAN itu Mahakuasa. Karena itu, patut kita bersyukur memiliki TUHAN yang demikian, yang mengatur hidup semua mahkluk hidup yang ada di dalam dunia. Kedua, kita belajar bahwa manusia yang melihat akan kemahakuasaan TUHAN dan kebesaran-Nya harus belajar hormat dan merendahkan diri di hadapan TUHAN.

Tidak boleh ada kesombongan dan keangkuhan di dalam kehidupan orang percaya. Mengapa demikian? Karena semua itu adalah karena TUHAN, Amin.

UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO