DEVOTION
Keluarga Yang Sepakat

Post : Sabtu, 21 November 2020 by : Santoso S. Hutabarat

Kejadian 14:14-16

Tuhan memulai karyanya di Bumi dengan sebuah Keluarga, yakni Adam dan Hawa. Demikian juga, ketika manusia jatuh ke dalam dosa, Tuhan memulai rencana penebusan manusia melalui sebuah keluarga, yakni Nuh. Kemudian berlanjut Tuhan melibatkan keluarga Abraham, Musa dan Daud untuk proses penebusan manusia dari dosa, yang akhirnya puncak dan penggenapan karya penebusan terjadi di Kayu Salib.

Mengapa? Allah bangsa Israel yang juga adalah Allah kita, ingin mengajarkan betapa keluarga adalah satu model persekutuan Allah Tritunggal yang didasari oleh Kasih Allah yang tidak terbatas. Di dalam keluarga Kristen, yang memiliki kasih Allah, akan memudahkan terjadinya percepatan pencapaian hasil yakni berkat baik secara rohani, jiwani maupun jasmani.

Itulah yang terjadi di dalam keluarga besar Abraham (Kejadian 14:16). Pencapaian gemilang terjadi karena kesepakatan yang sudah dibangun dan dikuatkan oleh Abraham kepada 318 orang yang lahir di rumahnya. Tentu telah terjadi didikan dan pelatihan yang disiplin untuk membangun satu tim pelayanan kepada Allah. Abraham memiliki keluarga jasmani dan sekaligus keluarga rohani untuk menjalankan rencana penebusan Tuhan terhadap manusia yang berdosa.

Sekali lagi, kemenangan telak terhadap iblis, yang dihadapi oleh komunitas, dimulai dari sistem Iman yang membuatkan kesepakatan untuk berjalan memenangkan pertandingan di dalam pengandalan akan Tuhan.

VIDEO
RECENT DEVOTION

LIVING WORD - Firman Yang Hidup

Living Word adalah Firman Tuhan yang hidup dan berkuasa. "Mengapa hidup dan berkuasa?" Karena perkataannya atau pesan berasal dari Allah yang hidup dan berkuasa. yang diberikan kepada kita umatNya....

IMAN BUKAN PERASAAN

Kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan, kita harus hidup berjalan dalam Iman. Orang percaya berjalan dalam iman bukan oleh perasaan. Rasa penting tetapi kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan....

AUDIO SERMON