DEVOTION
JANGAN JADI SUPERMAN

Post : Sabtu, 15 Februari 2020 by : Mangatas Simanjuntak

Ibrani 10:24-25

Ada orang memulai dengan baik, tetapi mengakhirinya dengan buruk. Salah satu penyebabnya adalah keinginan untuk menjadi besar sendiri atau super sendiri "superman" sehingga tadinya dimulai dengan "visi" tetapi lama kelamaan berubah menjadi ambisi dan sampai memanfaatkan orang lain untuk tujuan dirinya atau kebesaran namanya.

Sehebat apapun kita, kita harus menjaga perjalanan iman kita agar tidak keluar atau memisahkan diri dari tubuh Kristus. Orang yang berjalan dengan Iman harus menjaga agar kehadirannya dalam tubuh Kristus yang dicerminkan oleh Jemaat Lokal membawa damai dan pertumbuhan secara bersama-sama.

Ingatlah bahwa kesalahan manusia yang pertama dan paling utama adalah keinginan untuk bebas dari perintah Tuhan. Hati-hati keluar dari rencana Tuhan atau lepas dari perlindungan Tuhan berarti masuk dalam perangkap iblis.

Kita tidak bisa berjalan sendiri kita butuh rekan yang menurut kita mungkin dia tidak sehebat kita, tetapi sebagai tubuh Kristus, kita harus menyatukan diri ke dalam tubuh Kristus karena dalam tubuh Kristus ada persekutuan kasih, ada nasihat dan dorongan. Sebagai tubuh Kristus kita berlatih untuk memiliki pikiran, perkataan dan tindakan Kristus.

Kita harus BERJALAN BERSAMA SEBAGAI TUBUH KRISTUS UNTUK SEBUAH AMANAT AGUNG, menyelesaikan tanggungjawab yang besar bersama-sama.

free counter
UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO