DEVOTION
IBLIS TIDAK PERNAH MUNDUR

Post : Rabu, 24 Juli 2019 by : Rudy Langitan

Lukas 4:1-3, Lukas 10:17-20

Lukas 4:13 katakan, "Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik." Jadi pengertiannya adalah begini: ketika Saudara dan saya memenangkan peperangan dengan Iblis, Saudara jangan enak-enak. Sebab si iblis mundur untuk menantikan waktu yang baik dan dia akan kembali lagi!

Karena itu kadang-kadang ada yang berkata, "Saya sudah menang, sudah saya tengking.. tetapi kok kembali lagi!". Memang demikian! Dan peperangan ini akan terus kita lakukan sampai seumur hidup (sepanjang masa). Dalam peperangan rohani saudara harus mengerti prinsip-prinsip ini, yaitu peperangan rohani akan terus kita lakukan sampai kita dipanggil Tuhan.

Pada waktu Tuhan Yesus datang untuk kali yang kedua, di mana kita bersama-sama akan bangkit, barulah peperangan itu selesai. Saya tahu memang kadang-kadang berat, tetapi seperti itulah memang kenyataannya.

Si Iblis tidak akan pernah menyerah dan mundur untuk terus mendakwa atau menipu kita siang dan malam. Tetapi sama seperti Yesus lakukan, kita pun diberikan kuasaNya untuk mampu mengalahkan iblis dan kemenangan terhadap kuasa setan itu ya dan amin (pasti).

Setiap kita yang percaya padaNya juga memiliki kuasa yang sama untuk mengalahkan kuasa setan (menginjak ular dan kalajengking dan kuasa menahan kekuatan mussuh (Lukas 10:17-19; Markus 16:17).

free counters
UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO