DEVOTION
HIDUP SEPERTI UAP

Post : Sabtu, 18 Mei 2019 by : Albert S. Wanasida

Yakobus 4:14

Firman Tuhan berkata: Hidup kita itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Kita tidak tau kapan kita di panggil Tuhan, namun yang pasti semua kita akan mengalami. Yang penting sekarang adalah apakah kita sudah menggunakan waktu yang ada dengan terbaik yang kita bisa lakukan dengan kekuatanNya?

Mari kita perhatikan setiap hidup kita secara seksama dan serius, karena kalau Tuhan masih memberi kita nafas sampai hari ini, pasti ada maksud Tuhan, dan Paulus katakan itu adalah kesempatan kita memberi buah.

Buah apa yang kita sudah hasilkan, dan orang disekitar kita rasakan, kita mempunyai tugas untuk menghasilkan buah bagi Kerajaan Sorga, baik itu buah pertobatan, buah pelayanan, buah jiwa-jiwa. Mari kita berdoa agar hidup kita sungguh menghasilkan buah yang lebat dan buahnya tetap dan ketika orang lain memakannya mereka memuliakan Allah di sorga. Ingat hidup dibumi begitu singkat, gunakanlah sebaik-baiknya.

Tilik hati kita yang paling dalam apakah kita sudah yakin sedang melangkah dalam trek yang tepat? Karena waktu begitu cepat berlalu.

UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO