DEVOTION
HATI YANG REMUK

Post : Senin, 25 Februari 2019 by : Mangatas Simanjuntak

Yesaya 57:14-21

Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang Mahatinggi, Mahamulia, Mahakudus, artinya dalam kebesaranNya tidak ada satu cara atau perbuatan yang dapat membawa manusia sampai kepadaNya. Manusia tidak akan bisa sampai ke tempat mahatinggi untuk bertemu dengan Tuhan. Satu-satunya cara adalah Tuhan sendiri yang harus turun, datang ke tempat hina manusia. Tuhan turun, Tuhan mendatangi kita yang penuh dosa dan kelemahan untuk melepaskan kita dari kebinasaan dan memberikan hidup yang kekal.

KemahamuliaanNya dikatakan bahwa Dia mau tinggal bersama-sama orang yang remuk hati dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk membangkitkannya.

Sikap hati yang harus dimiliki agar dapat mengalami persekutuan dengan Tuhan yaitu hati yang remuk dan rendah hati. Remuk hati berarti mau melepaskan diri dari kekersan hati, kesombongan, keangkuhan, keegoisan, pemberontakan. Sebuah kesadaran hidup yang tertindas oleh beban dosa dan ingin menemukan kebebasan dari perbudakannya.

Rendah hati berarti sebuah karakter atau sikap hati yang penuh ketidakberdayaan untuk melepaskan diri dengan dari hukuman, malapetaka dan kesengsaraan akibat dosa dan pelanggarannya. Tuhan datang untuk tinggal dengan orang-orang semacam itu, menghidupkan semangat mereka, menghibur dan memberikan hidup.

Percayalah Tuhan datang untuk membangkitkan dan hidup yang baru bagi kita. Haleluya.

UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO