DEVOTION
HATI YANG HAUS - PERTOBATAN

Post : Selasa, 28 Januari 2020 by : Yongki Sannadi

Yohanes 4:13-18

Kisah yang kita baca menceritakan seorang Wanita samaria yang berdosa sedang berhadapan dan berbicara dengan Tuhan, bukan dalam sebuah sidang penghakiman, tetapi dalam sebuah pembicaraan informal di pinggir sumur tempat wanita ini biasa mengambil air.

Tawaran Tuhan mengenai air hidup yang tidak berhenti mengalir kepada wanita tersebut menjadi awal dari pertobatan wanita tersebut. Kehausan yang diawali karena dasar kebutuhan, diganti dengan sebuah pertobatan. Kehausan wanita tersebut membawanya kepada pertobatan.

Hal ini harus dimiliki oleh setiap setiap umatNya, kehausan kepada Tuhan bukan hanya diekspresikan melalui perkataan saja, tapi dalam pertobatan yang nyata. Kehausan tanpa diserati dengan sebuah pertobatan hanyalah sebuang ungkapan emosi sesaat saja, tetapi tidak membawa perubahan apapun.

Kehausan wanita samaria tersebut membawanya mengalami pengenalan akan Allah, dimulai dengan mengenal Yesus sebagai nabi (ay 19) sampai mengenal Yesus sebagai mesias (ay 25-26). Kehausan selalu membawa kita kepada pengenalan akan Allah yang semakin dalam.

Renungan: masihkan saudara memilki kehausan akan Tuhan?

UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO