DEVOTION
HANYA DIDALAM DIA

Post : Minggu, 02 Juni 2019 by : Yongki Sannadi

Yohanes 15:5, Mazmur 127:1, 2 Raja-raja 6:15-17

"...Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa...". Tidak ada sesuatupun yang dapat kita lakukan di luar Tuhan, kalaupun ada yang kita bisa lakukan, bahkan sepertinya itulah adalah hal yang sangat besar, tapi percayalah semuanya sia-sia jika dilakukan di luar Tuhan.

"...Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga...".

Hanya di dalam Dialah semua yang kita lakukan menjadi berarti. Di dalam Dia kita dapat melihat apa yang tidak terlihat yang Tuhan sediakan. Bujang Elisa tidak melihat apa yang Elisa lihat sampai Elisa berdoa untuk membuka matanya, dan melihat bahwa pasukan yang menyertai mereka lebih banyak daripada pasukan aram yang mengepung mereka.

"Diam" di luar Dia adalah sangat sia-sia, tetapi "diam" di dalam Dia, itu sangat dasyat, dan biarlah Tuhan terus mengerjakan pekerjaan-pekerjaanNya yang hebat dalam hidup kita, menerobos setiap penghalang, membuka jalan buntu, dan kita hanya akan "diam" saja menyaksikan manifestasi kedasyatanNya bagi orang-orang yang percaya dan yang berharap kepadaNya! Amin.

UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO