DEVOTION
HADAPI TANTANGAN

Post : Jumat, 16 Agustus 2019 by : Albert S. Wanasida

Yeremia 9:1-11

Sebagai orang-orang yang telah diselamatkan karena pengorbanan Kristus di kayu salib, tidak berarti perjalanan hidup kita akan bebas dari masalah, luput dari ujian dan tantangan, atau jalan hidup kita akan mulus dan bebas hambatan. Justru kita akan semakin dihadapkan pada tantangan yang jauh lebih besar, sebab Iblis takkan pernah rela kita ini menjadi milik Kristus seutuhnya.

Jika menyadari akan hal ini, tak perlu kita menghindar atau lari dari tantangan, melainkan bersiaplah menghadapinya. Bukankah firman Tuhan menegaskan, "...dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita." Inilah janji Tuhan untuk kita semua.

Tak seorang pun yang mau dihadapkan pada tantangan dan ujian, seandainya mungkin, tanpa ujian kita boleh lulus. Karena itu milikilah respons hati yang benar dalam menghadapi setiap tantangan yang ada. Andai saja Daud lari dari hadangan Goliat, raksasa dari Gat itu, ia takkan pernah menjadi salah satu tokoh besar yang tercatat di dalam Alkitab.

Saat berhadapan dengan raksasa Filistin itu Daud tidak lari ketakutan, melainkan dengan penuh keberanian berkata, "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam. Namun dalam kasus berbeda, Yeremia, orang yang diutus Tuhan untuk menyatakan kebenaran kepada umat Israel, hampir-hampir tidak tahan menghadapi tantangan yang ada, karena ia harus tinggal di antara orang-orang yang hidup dalam pemberontakan. Ia ingin sekali pergi menjauh dari mereka, alias berhenti mengerjakan panggilan Tuhan ini.

Karena tidak tahan dengan beratnya tantangan, tidak sedikit orang Kristen yang kehilangan semangat dalam melayani Tuhan, dan bahkan mereka berniat untuk mundur.

free-counters.org
UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO