DEVOTION
FIRMANNYA ADA DILIDAHKU

Post : Selasa, 14 Januari 2020 by : Rudy Langitan

2 Samuel 23 : 1-2, Amsal 18:21

Daud berkata dalam 2 Samuel 23:2 "Roh Tuhan berbicara dengan perantaraanku, firmanNya ada dilidahku" Tiap hari kita berbicara. Tiap saat kita bertutur kata. Ribuan kata dinyatakan setiap harinya. Berapa persen yang membangun? dan berapa persen yang meruntuhkan? Berapa persen yang membangkitkan iman? dan berapa persen yang melemahkan?

Renungan pagi ini menyadarkan kita bahwa mulut kita atau lidah kita dapat dipakai Allah untuk menaruh perkataanNya (firmanNya)

Jangan biarkan perkataan yang sia-sia dan kotor tinggal dalam mulutmu, tetapi biarlah perkataan Kristus yang hidup yang harus tinggal dalam hidupmu. Perkataan Kristus yang hidup akan menghidupi dan berkuasa dalam segala hal yang sedang engkau hadapi (masalah dan tantangan).

Jangan seperti orang bebal yang mengeluarkan perkataan yang sia-sia dan tak berguna, tetapi biarlah mulut kita dipenuhi dengan kata-kata yang membangun, kata yang mengajarkan jalan Tuhan, pujian-pujian dan kata-kata penuh ucapan syukur. Lidah orang benar akan seperti perak pilihan (Amsal 10:20) dan mengeluarkan pengetahuan (Amsal 15:2).

Hidup mati kita dikuasai lidah atau perkataan, siapa yang suka menggemakannya akan memakan buahnya. Gemakan firmanNya dalam mulutmu engkau akan memakan buah firmanNya.

UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO