DEVOTION
Firman-Nya Tinggal Di Bait-Nya

Post : Jumat, 30 Oktober 2020 by : Santoso S. Hutabarat

2 Kor 6:16; Yoh 15:4

Ikan tinggal dan menetap di air, Singa tinggal dan menetap di Hutan. Firman Tuhan berdiam di dalam baitNya, yakni orang yang percaya kepadaNya dan bersedia didiami oleh FirmanNya. Firman Allah adalah kudus oleh sebab itu diperlukan tempat yang kudus, yakni hati manusia yang hidup tanpa kecemaran. Firman Tuhan tidak bisa bercampur dengan kenajisan. Seringkali ada penyalahgunaan Firman Tuhan di dalam kehidupan sehari-hari. Pernah terjadi, yakni seorang bapak yang menjabat sebagai seorang majelis gereja. Dia taat berdoa dan membaca alkitab.

Tiba pada suatu hari, dia kedatangan seorang yang mengalami penyakit. Orang tersebut minta doa agar disembuhkan dari penyakitnya. Sang Bapak yang adalah majelis gereja, segera mendoakan orang tersebut. Tiba pada saat berdoa, yang cukup mengagetkan adalah, selesai berdoa mengguunakan nama Yesus, Bapak tersebut minum air putih dan menyemburkannya ke orang yang sakit tadi sambil menyebutkan nama Yesus. Pemandangan yang mirip seperti ini beberapa kali penulis lihat. .

Tuhan mencari orang yang suci hidupnya baik dalam hati maupun perbuatannya. Kadangkala orang mencampuraduk FirmanNya dengan metode penerapan yang duniawi. Ada juga yang menggunakan simbol kekristenan seperti salib sebagai kekuatan untuk mengusir setan. Tuhan yakni firmanNya hanya tinggal di baitNya yang kudus.

Jikalau kita mengatakn firman dari mulut kita tetapi hati dan perbuatan kita menjauh dari kebenaran, maka kita tidak akan pernah berbuah. FirmanNya berkuasa jikalau kita berespon dengan benar terhadap firmanNya.

VIDEO
RECENT DEVOTION

LIVING WORD - Firman Yang Hidup

Living Word adalah Firman Tuhan yang hidup dan berkuasa. "Mengapa hidup dan berkuasa?" Karena perkataannya atau pesan berasal dari Allah yang hidup dan berkuasa. yang diberikan kepada kita umatNya....

IMAN BUKAN PERASAAN

Kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan, kita harus hidup berjalan dalam Iman. Orang percaya berjalan dalam iman bukan oleh perasaan. Rasa penting tetapi kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan....

AUDIO SERMON