DEVOTION
DIA MENCARI AKU

Post : Rabu, 12 Agustus 2020 by : Mangatas Simanjuntak

Lukas 15:8-10

Sekali lagi Lukas menuliskan satu kisah perumpamaan dengan luar biasa, dia menulis perumpamaan tentang dirham yang hilang, tentunya dengan pemilik seorang wanita, ada dirham yang hilang di rumah, sekali lagi hilangnya dirumah, berbeda dengan yang kita baca kemarin yaitu domba yang hilang pergi jauh dan tersesat. Yang pasti dirham yang mahal itu hilang dan dirham tersebut tidak menyadarinya, tetapi pemiliknyalah yang menyadari.

Wanita itu berupaya sekuat tenaga dengan cara menyalakan lampu, menyapu rumah, mencari dengan cermat sampai menemukannya. Perumpamaan ini menjelaskan bahwa dirham itu adalah sebuah gambaran manusia yang berdosa, yang berada di rumah tetapi hilang Hilangnya bukan ditempat yang jauh, tetapi dirumah pemiliknya.

Sekali lagi, bukan dirham atau orang berdosa yang punya inisiatif untuk kembali kepada pemiliknya, tetapi pemiliknyalah yang punya inisiatif sekuat tenaga untuk mencarinya.

Demikian juga dengan kehidupan kita yang berdosa, kita bagaikan dirham yang hilang dan tidak tau mau kembali. Orang berdosa tidak menyadari dirinya hilang sekalipun berada di rumah. Tuhan mau agar hubungan kita dengan Tuhan erat atau intim yang tidak bisa digantikan dengan kedekatan secara liturgis atau legalistik. Dia mau agar kita sadar bahwa kita ada di rumah Bapa kita dan menikmati kasihNya.

Kita ada senantiasa dekat dengan Dia, oleh kasihNya yang besar, Dialah yang mencari sekuat tenaga bahkan rela meninggalkan sorga untuk menemukan kita.

symptom checker
VIDEO
RECENT DEVOTION

LIVING WORD - Firman Yang Hidup

Living Word adalah Firman Tuhan yang hidup dan berkuasa. "Mengapa hidup dan berkuasa?" Karena perkataannya atau pesan berasal dari Allah yang hidup dan berkuasa. yang diberikan kepada kita umatNya....

IMAN BUKAN PERASAAN

Kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan, kita harus hidup berjalan dalam Iman. Orang percaya berjalan dalam iman bukan oleh perasaan. Rasa penting tetapi kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan....

AUDIO SERMON