DEVOTION
DALAM IBADAH ADA KEKUATAN

Post :Sabtu, 01 September 2018 by : Freddy Siregar

1 Timotius 4:1- 8;1Kor 14:26; Kol 4:16; 1Tes 5:16-18

Paulus mengatakan kepada Timotius sebagai seorang pelayan Kristus Yesus yang baik, terdidik dalam soal-soal pokok iman dan dalam ajaran sehat, Timotius haruslah selalu mengingatkan saudara-saudara didalam Tuhan agar kuat dalam menghadapi pengajaran-pengajaran sesat dan menjauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Beribadah (worship) adalah suatu tindakan Hormat kepada Allah, dalam gerak isyarat dan perkataan tepat, pantas, kita juga beribadah dalam sikap perilaku hidup sehari-hari (Ams 5:21-24). Berdoa, menyembah dan beryanyi merupakan bagian dari ibadah di Bait Allah (1Taw 16:4-6). Peribadahan Kristen awal banyak mengambil dari model peribadatan Yahudi di Sinagoga, termasuk dalam penataan dan perabotannya.

Tetapi, menurut Kitab Kisah Para Rasul, para pengikut Yesus yang pada awalnya ikut serta didalam peribadahan Bait Allah (Kis 3:1), akhirnya menerima pengertian dan pemahaman baru tentanga pola ibadah yang baru, korban persembahan tidak lagi penuh darah, seluruh kehidupan di Bait Allah telah menjadi usang (Ibr 9:13-14), Sunat digantikan dengan baptisan; Penumpangan tangan dihubungkan dengan penugasan-penugasan khusus (Kis 13:2-3) dan terutama adanya bentuk baru dalam peribadatan sakramental dengan roti dan anggur sebagai peringatan akan pengorbanan Yesus dan sebagai penantian perjamuan penuh kegembiraan di waktu yang akan datang (1Kor 1:26). Hari pertama dalam setiap pekan yaitu hari mInggu dikhususkan dan dijadikan sebagai ibadah, perjamuan, yang disertai dengan bernubuat, membaca, bernyanyi, dan berdoa, dalam semangat kegembiraan dan pengucapan syukur.

Jika pada jemaat mula-mula mereka telah menerima pewahyuan dan pola ibadah yang baru, maka seharunya dizaman kasih karunia Allah saat ini kita juga seharusnya akan menerima berbagai-abagai hikmat dan pewahyuan yang baru didalam Ibadah yang hikmat, kreatif dan inovatif. Apakah saudara siap untuk menerima terobosan yang baru didalam pola ibadah akhir zaman, dengan menjadikan Ibadah sebagai gaya hidup Ilahi menyatakan kasih dan kebenaran Allah didalam setiap aktifitas dan kehidupanmu?