DEVOTION
BERSERU KARENA MENGENAL TUHAN

Post : Minggu, 10 Maret 2019 by : Santoso S. Hutabarat

Ayub 42:2-6

Sulit membayangkan, ketika kehidupan sepertinya begitu sempurna. Kita memiliki keluarga bahagia dengan lima anak. Tuhan pun memberkati karier dan usaha kita. Namun, tiba-tiba saja penyakit merenggut anak laki-laki kita. Lalu, di tahun yang sama, kebakaran besar melahap bisnis kita dan kita hampir bangkrut. Bukan hanya itu, dua tahun kemudian, kita kehilangan semua anak kita dalam kecelakaan laut. Mungkin kita berpikir, tragedi besar seperti itu hanya bisa menimpa Ayub.

Namun, ini adalah kisah nyata yang terjadi sekitar satu setengah abad yang lalu pada pria bernama Horatio Spafford. Dalam kesedihan yang menggulungnya bagai ombak lautan, ia menulis himne, "Meski iblis memukulku bertubi-tubi, meski pencobaan harus datang, biarlah jaminan-Nya mengambil alih. Kristus telah memperhatikan ketidakberdayaanku dan mencurahkan darah-Nya untuk jiwaku."

Seperti Ayub, mungkin sebelumnya Horatio hanya mengetahui kalau Allah itu baik. Namun, saat tragedi besar terus menimpanya, ia tidak menutup pintu hatinya bagi Tuhan. Ia tidak membiarkan dirinya tenggelam dalam kenestapaan ataupun kemarahan. Ia tetap mengingat karya Kristus di atas kayu salib dan memuliakan Tuhan dengan jiwanya. Tuhan pun menunjukkan kasih setia-Nya dan membawa Horatio kepada level pengenalan Allah yang lebih dalam. Sehingga ia boleh mengalami kedamaian, yang seperti sungai, mengaliri dan memenuhi hatinya.

Pengalaman ilahi inilah yang tertuang nyata dalam barisan-barisan lirik "It is Well with My Soul". (Sbr : ASW)

UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO