DEVOTION
BELAJAR DARI SANG MAESTRO (YESUS)

Post : Minggu, 10 Mei 2020 by : Rudy Langitan

Ibr 4:15, Mat 4:1-11

Yesus adalah teladan sempurna dari seseorang yang memiliki integritas. Setelah dibaptis, Ia pergi ke padang gurun untuk berpuasa selama empat puluh hari empat puluh malam. Selama waktu-waktu tersebut, Setan mendekati Dia dalam kondisi-Nya yang paling lemah untuk mencoba memecah integritas-Nya dan merusak Dia.

Yesus sepenuhnya adalah manusia dan sepenuhnya Allah pada saat bersamaan, dan Dia telah dicobai dalam segala hal sama seperti halnya kita, tetapi Ia tidak pernah berdosa (Ibrani 4:15); itulah definisi integritas. Dia adalah satu-satunya yang tidak bercela, sempurna, benar-benar jujur, dan selalu menunjukkan pola perbuatan baik. Sebagai manusia berdosa, integritas kita cacat, tetapi integritas Yesus sempurna. Saat kita "dalam Kristus", kita mengambil bagian dalam sifat ilahi-Nya, yang telah diberi sifat baru dalam Kristus (2 Korintus 5:17), dan sifat baru itu adalah integritas, karena itu adalah sifat-Nya.

Alkitab juga menggambarkan integritas sebagai kebenaran. Apa itu kebenaran? Yesus adalah satu-satunya kebenaran sejati dan satu-satunya jalan untuk mencapai hidup yang kekal. Tidak ada yang datang kepada Bapa kecuali melalui Yesus, yang adalah jalan, kebenaran, dan hidup (Yohanes 14:6). Sering kali, Yesus mengucapkan kata-kata-Nya dengan mengatakan, "Sesungguhnya Aku berkata kepadamu," yang pada intinya, berarti "Aku mengatakan kebenaran kepadamu".

Yesus tidak pernah berbohong, dan tindakan-Nya mendefinisikan integritas. Begitu kita datang kepada Kristus dengan iman dan pertobatan, Dia memberi kita karunia Roh Kudus yang membantu kita mengembangkan integritas yang tidak dapat binasa. Tidaklah mungkin memiliki integritas sejati tanpa Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat kita. Kiranya Tuhan memberi kita integritas yang kuat, yang menjadi tidak dapat rusak melalui kuasa Roh Kudus.

"belajarlah padaKU karena Aku ini lemah lembut dan rendah hati..."(Matius 11 : 29). Happy Sunday!

COVID-19
VIDEO
RECENT DEVOTION

LIVING WORD - Firman Yang Hidup

Living Word adalah Firman Tuhan yang hidup dan berkuasa. "Mengapa hidup dan berkuasa?" Karena perkataannya atau pesan berasal dari Allah yang hidup dan berkuasa. yang diberikan kepada kita umatNya....

IMAN BUKAN PERASAAN

Kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan, kita harus hidup berjalan dalam Iman. Orang percaya berjalan dalam iman bukan oleh perasaan. Rasa penting tetapi kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan....

AUDIO SERMON