DEVOTION
BAGAIMANA KITA MERESPONI WAKTU TUHAN

Post : Rabu, 20 November 2019 by : Santoso S. Hutabarat

Lukas 1:13-20

Pernahkan Anda mengikuti arena bermain "Roal Coaster"? Ini adalah alat bermain yang penuh kejutan di tiap detik, dimana para penumpang yang naik di atas kereta yang bersambungan dengan kereta lain, lalu rangkaian sambungan keretaa itu digerakkan dengan mesin berkecepatan tinggi melewati rel khusus yang meliuk-liuk di atas tiang tinggi, dengan belokan demi belokan yang tiba-tiba dan bahkan membawa kita pada titik rel yang membuat posisi kepala kita terbalik menghadap tanah dan kembali lagi kepala ke atas menghadap langit.

Detik demi detik selalu ada kejutan yang membuat para penumpang terkaget-kaget sepanjang perjalanan. Emosi yang terekspresi dalam bentuk tawa, takut bahkan menangis dan bisa juga mengancam keamanan jantung kita saat bekerja dalam tubuh. Itu sebabnya penderita penyakit jantung dilarang untuk ikut dalam permainan ini karena dapat membahayakan diri. Bagi yang sadar bahwa ini hanya sebatas permainan, akan berespon senang dan wajar. Bagi yang tidak sadar dan tidak siap, maka ini adalah ancaman keamanan dirinya.

Kisah Zakaria dan Elisabeth, orangtua yang melahirkan Yohanes Pembaptis, menjadi contoh bentuk respon terhadap firman Tuhan kepada Zakaria tentang kehamilan istrinya, yakni Elisabeth akan mengadung dan melahirkan Yohanes Pembaptis. Kekagetan dan ketidakpercayaan Zakaria atas perkataan malaikat Gabriel sebagai wakil Tuhan ditunjukkannya dengan emosi sebagai manusia. Waktu Tuhan sudah datang kepada keluarga ini.

Tapi respon Zakaria dengan respon tidak percaya menimbulkan efek samping, yakni Zakaria menjadi bisu sampai waktu tertentu. Akal manusia digunakan untuk meresponi pernyataan Tuhan. Itulah yang dilakukan oleh Zakaria.

Sebagai orang Kristen yang hidup di dalam Roh, akan menolong kita untuk bisa memahami kejadian demi kejadian yang kita alami untuk membedakan manakah kehendak Allah dan manakah kehendak manusia sendiri.

Respon yang benar akan bisa kita tunjukkan ketika Firman Tuhan datang pada waktuNya, jikalau kita selalu konsisten hidup di dalam FirmanNya dan FirmanNya tinggal di dalam kita (Yoh 15:7), sehingga frekuensi berpikir dan merasa dalam diri kita sesuai dengan frekuensinya Tuhan.

comprobador de síntomas
UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO