DEVOTION
APA YANG HARUS KITA PIKIRKAN?

Post :Kamis, 16 Agustus 2018 by : Mangatas Simanjuntak

Filipi 4:8-9

Nasehat ini dikirimkan oleh Paulus kepada jemaat di Filipi ketika dia sedang di penjara. Biasanya orang kalau di penjara pikirannya akan dipenuhi oleh ketakutan, kekacauan, kebingungan, kesedihan, serta membutuhkan penghiburan dan perhatian. Tetapi ada kekayaan rohani yang luar biasa dimiliki oleh Paulus dalam penjara, sehingga dari dalam penjara tetap masih menghibur jemaat Filipi yang seharusnya memberi penghiburan. Hal ini sangat ditentukan oleh APA YANG SEDANG DIPIKIRKAN OLEH PAULUS di dalam penjara. Sebelum melanjutkan bacaan ini, coba berhenti sejenak untuk menjawab apa yang sedang anda pikirkan saat ini dan bagaimana suasana hatimu ketika sedang memikirkan itu? Apa dan bagaimana sikap kita menghadapi kehidupan ini sangat tergantung kepada apa yang kita pikirkan. Kita bisa saja kesepian ditempat keramaian kalau pikiran kita dipenuhi dengan kesepian, kita bisa saja mengalami kesedihan di tengah-tengah orang sedang berbahagia. Semua itu tergantung kepada pikiran kita

Kita bisa saja ngantuk ketika ibadah, yang lain dilawat Tuhan kita malah hampir tidur. itu tergantung kepada pikiran kita. Kita harus tahu apa yang harus kita pikirkan, karena apa yang kita pikirkan menentukan sikap kita. Tuhan dengan jelas mengatakan bahwa pikiran kita ini harus kita pakai untuk memikirkan semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kita. Tetapi sering kali pikiran kita bukan dipenuhi oleh hal tersebut, pikiran kita terlalu mudah dan terlalu sering dipenuhi dengan hal yang tidak baik, buruk, pahit, tidak enak didengar, kotor