DEVOTION
ANUGERAHNYA - MEMATAHKAN DOSA

Post : Selasa, 05 November 2019 by : Yongki Sannadi

1 Kor 7:23; Rom 7:14-15

Sejak manusia jatuh dalam dosa, manusia hidup dibawah kutuk dan menjadi hamba dosa. Kain adalah gambaran manusia yang sudah dilahirkan dalam dosa, manusia mulai mengenal namanya iri hati dan bahkan terus dibuahi sampai kepada menghilangkan nyawa orang lain.

Dosa semakin merajarela mengusai sepenuhnya kehidupan manusia, sehingga dalam Kej 6:5 dikatakan bahwa segala kecenderungan hati manusia hanya berbuahkan kejahatan. Manusia dikuasai oleh dosa dan terus berbuat dosa.

Rasul Paulus dalam Roma 7 menuliskan bagaimana manusia terjual di bawah kuasa dosa, yang menyebabkan manusia tidak memahami apa yang dilakukan, keinginan untuk berbuat baik atau yang benar ada, tapi yang dilakukan selalu yang jahat. Karena itu, hanya karena anugrahNyalah kita dibebaskan, kuasas dosa dipatahkan, kita telah dibeli lunas sepenuhnya oleh Tuhan Yesus Kristus, karena itu kita tidak lagi tunduk dibawah kuasa dosa, tapi dibawah pemerintahan Allah kita.

Oleh anugrahNya dosa tidak dapat lagi mengendalikan hidup kita, iblis tidak berkuasa lagi atas hidup kita. Sekarang kitalah yang memutuskan, sekalipun kita telah dibeli lunas oleh Allah, tapi Dia memberi kita kehendak bebas, maukah kita menyerahkan seluruh kendali hidup kita kepadaNya?

Renungkanlah!

Counters free
UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO