DEVOTION
ANUGERAHNYA - MEMAMPUKAN HIDUP DALAM KETAATAN

Post : Kamis, 07 November 2019 by : Yongki Sannadi

Roma 6:18, 22-23

"...Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran. Aku mengatakan hal ini secara manusia karena kelemahan kamu. Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan yang membawa kamu kepada kedurhakaan, demikian hal kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan..."

Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Roma mengingatkan bahwa setelah kita percaya kepada Kristus, kita tidak lagi menjadi hamba dosa, tetapi menjadi hamba kebenaran.

Penekanan ini Paulus sampaikan supaya jemaat sungguh-sungguh meyerahkan hidupnya menjadi senjata kebenaran, bukan karena kesanggupan kita tapi karena anugrahNya. Jika dahulu karena takluk kepada hukum dosa yang membawa kepada kematian membuat kita hidup dalam dosa, maka seharusnyalah kita sekarang yang sudah dimerdekakan oleh anugrahNya, akan dan harus hidup dalam kebenaran yang nyata-nyata membawa kita dalam kehidupan kekal.

AnugrahNya memampukan kita untuk hidup dalam ketaatan, tidak ada alasan lagi karena kelamahan tubuh maka kita berkata tidak dapat hidup dalam kebenaran, tetapi semuanya kembali kepada keputusan kita,

maukah kita menerima anugrahNya untuk hidup dalam kebenaran?

Hit Counter HTML Code
UPCOMING EVENT
DOA FAJAR // Sabtu pagi, Kecuali minggu ke-1
RECENT DEVOTION

Mengakhiri Bukan Dengan Sejumlah Prestasi, Tapi Hasil Yang Berkenan

Memastikan untuk kita terus bergerak di dalam Dia dan dengan caraNya, sangatlah menentukan seberapa banyak kita akan menerima dan mengalami apa yang Dia janjikan bagi kita sebagai umatNya.

Tuhan Yang Memberi Kemenangan

Prinsip Hukum Rimba adalah siapa kuat dia menjadi penguasa. Prinsip ini telah terjadi di dunia kerja, keluarga bahkan ke dalam gereja. Tetapi prinsip Kerajaan Surga adalah Siapa percaya Yesus Kristus, dia menjadi pemenang.

VIDEO