DEVOTION
ANAK YANG BUNGSU

Post : Jumat, 14 Agustus 2020 by : Mangatas Simanjuntak

Lukas 15:13-21

Anak yang bungsu meminta haknya dan ternyata dia tidak bisa untuk menjaga dan menggunakannya dengan benar. Dia menjual semuanya, dia pergi jauh dari ayahnya, dia tidak mau di kontrol, yang ada dalam pikirannya dia mau bebas dan menikmati kekayaannya dengan caranya sendiri alias berfoya-foya. Dia menggantungkan hidup dan masa depannya kepada kekayaannya, hal ini adalah sesuau yang sangat berbahaya.

Lihatlah, ketika semua yang diandalkannya hilang lenyap, dia mengalami kesulitan dan kelaparan yang sangat menyedihkan. Akhirnya dia mencari pekerjaan apa saja dan makan apa saja yang penting ada, sampai ampas makanan babipun mau dimakannya juga.

Hati-hati kalau kita hidup sudah mengerjakan apa saja dan makan yang penting asal makan, inilah satu tanda peringatan bahwa kita harus kembali ke rumah Bapa kita, disana banyak pekerjaan dan makanan melimpah.

Puji Tuhan, ketika kesulitan datang, anak yang bungsu ini menyadari kesalahnnya dan mengingatkannya kepada bapanya bukan mengingat yang lain. Dia mengingat bapanya dan tidak menunggu lama dengan segera dia bangkit dan pergi pulang ke rumah bapanya, sebuah tindakan yang luar biasa. Kasih seorang ayah yang luar biasa kepada anaknya, ayahnya langsung mengejar, merangkul dan menciumnya serta mengembalikan haknya sebagai anak tanpa syarat.

Jemaat Tuhan, Bapa kita yang di sorga lebih dari bapa yang paling baikpun di dunia ini, Dia ingin untuk menyatakan kasihNya kepada kita "kembalilah dan balik pada Bapa seperti anak bungsu ini dia sadar, bangkit dan kembali kepada bapanya".

acadooghostwriter.com
VIDEO
RECENT DEVOTION

LIVING WORD - Firman Yang Hidup

Living Word adalah Firman Tuhan yang hidup dan berkuasa. "Mengapa hidup dan berkuasa?" Karena perkataannya atau pesan berasal dari Allah yang hidup dan berkuasa. yang diberikan kepada kita umatNya....

IMAN BUKAN PERASAAN

Kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan, kita harus hidup berjalan dalam Iman. Orang percaya berjalan dalam iman bukan oleh perasaan. Rasa penting tetapi kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan....

AUDIO SERMON