DEVOTION
ANAK SULUNG

Post : Sabtu, 15 Agustus 2020 by : Mangatas Simanjuntak

Lukas 15:25-31

Betapa sedihnya hati seorang ayah melihat kelakuan anak yang sulung ini, tinggal bersama di rumah secara jarak dekat, setiap saat bisa ketemu dan berbicara tetapi tidak memiliki hubungan yang baik. Anaknya begitu sulit memahami dan menerima kasih bapanya.

Anak sulung hidup begitu menyedihkan dia hilang tapi di rumah, tidak pergi jauh seperti adiknya. Dia hilang seperti dirham yang hilang di rumah milik seorang wanita. Anak sulung memilih hidup dengan caranya sendiri tanpa peduli dan menhiraukan ayahnya yang lagi memikirkannya dan adiknya. Dia kecewa dan marah dengan sikap adiknya karena telah menghambur-hamburkan harta ayahnya dengan hidup berfoya-foya dengan pelacur.

Memang tidak ada masalah kalau dia memilih bekerja ke ladang seperti orang-orang upahan ayahnya, salahnya adalah dia melakukannya karena didorong oleh rasa marah, kesal dan merasa diri benar "bukan karena kasih". Hal inilah yang membuat dia terhilang dan tidak memiliki hubungan yang intim dengan ayahnya dan tidak menikmati kasih sayangnya. Sikap anak sulung inilah yang membuat dia tidak bisa menikmati kekayaan ayahnya.

Demikian juga dengan kita dengan Bapa di sorga, kasih Bapa kita sungguh tidak terbatas, Dia sudah berikan dengan sempurna untuk kita alami, tetapi sikap kitalah yang membatasinya. Anak sulung tidak bisa menikmati kasih itu karena dia tidak mau menerimanya dan itu satu kesedihan bagi ayahnya dan masalah besar bagi anaknya. Kita akan mengalami masalah besar yaitu mati dan hilang ketika kita tidak menerima kasih Bapa sorgawi.

Kasih akan membawa kita untuk menikmati kehidupan dengan penuh kelimpahanNya, hati-hatilah jangan sampai melakukan sesuatu karena marah, kesal atau merasa diri benar, semuanya ini menjadi penghalang untuk menikmati kasih Tuhan yang luar biasa.

acadooghostwriter.com
VIDEO
RECENT DEVOTION

LIVING WORD - Firman Yang Hidup

Living Word adalah Firman Tuhan yang hidup dan berkuasa. "Mengapa hidup dan berkuasa?" Karena perkataannya atau pesan berasal dari Allah yang hidup dan berkuasa. yang diberikan kepada kita umatNya....

IMAN BUKAN PERASAAN

Kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan, kita harus hidup berjalan dalam Iman. Orang percaya berjalan dalam iman bukan oleh perasaan. Rasa penting tetapi kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan....

AUDIO SERMON